Umum

Warga Kandang Panjang Digegerkan Penemuan Pria Meninggal di Selokan

Warga di sekitar Lapangan Palapa, Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam selokan pada Rabu 29/7 pagi. Pihak…

Redaksi ·

Warga di sekitar Lapangan Palapa, Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam selokan pada Rabu (29/7) pagi. Pihak kepolisian memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan data Polsek Pekalongan Utara, korban diidentifikasi bernama Slamet Waluyo (58), seorang buruh harian lepas yang juga warga Kelurahan Kandang Panjang.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, seorang saksi tengah melatih burung merpati di sisi utara Lapangan Palapa. Ketika hendak menerbangkan burungnya, saksi mendengar teriakan warga yang melihat ada tubuh membujur kaku di dalam selokan.

Saksi kemudian mendatangi lokasi dan melihat sebuah sepeda motor terparkir tidak jauh dari tempat kejadian. Setelah dicek lebih dekat, korban dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saksi segera mengabarkan temuan ini ke warga setempat sebelum diteruskan ke Bhabinkamtibmas Polsek Pekalongan Utara.

Petugas kepolisian bersama tim medis yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal.

Hasil pemeriksaan dari dokter piket RS Bendan Kota Pekalongan menunjukkan tidak ada bekas kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan mengembuskan napas terakhir kurang dari dua jam sebelum ditemukan. Selain itu, tim medis menemukan pembengkakan pada kedua kaki korban yang diduga kuat dipicu oleh penyakit bawaan, seperti gangguan jantung atau disfungsi ginjal.

Pihak keluarga membenarkan bahwa korban memiliki riwayat medis. Berdasarkan catatan medis, korban mengidap penyakit tuberkulosis (TBC) dan terakhir kali menjalani perawatan di Puskesmas Panjang pada 2022. Keluarga telah memaklumi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Baca Juga