Umum

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Pemkot Pekalongan Pertahankan Tiga Sektor Prioritas

Pemerintah Kota Pekalongan memastikan sektor kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial bansos tetap menjadi prioritas utama di tengah keterbatasan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

Redaksi · · ⏱ 1 mnt baca
Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Pemkot Pekalongan Pertahankan Tiga Sektor Prioritas
Klik foto untuk ukuran asli 🔍

Pemerintah Kota Pekalongan memastikan sektor kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial (bansos) tetap menjadi prioritas utama di tengah keterbatasan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Pekalongan, Ahmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), usai memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Senin (17/8/2026).

Aaf menjelaskan, meskipun rancangan program daerah telah disusun sejak 2025, penyesuaian anggaran tetap harus dilakukan untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Namun, tiga sektor vital bagi masyarakat dipastikan tidak mengalami pengurangan anggaran secara signifikan.

“Program sudah kami susun sejak 2025. Kita tahu anggaran dari pusat terbatas, jadi kami maksimalkan. Yang penting, tiga sektor utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan bansos, tidak dihilangkan karena inilah yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini,” ujar Aaf.

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

Pada sektor kesehatan, Pemkot Pekalongan terus memaksimalkan program Universal Health Coverage (UHC) yang kini telah menjangkau sekitar 99 persen penduduk. Melalui program tersebut, warga dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis hanya dengan menunjukkan KTP.

Sementara itu, di bidang pendidikan, Pemkot Pekalongan menyalurkan beasiswa bagi siswa berprestasi serta anak-anak dari keluarga kurang mampu. Adapun program bantuan sosial dipastikan tetap berjalan dan diarahkan agar tepat sasaran, meskipun kebijakan tersebut berdampak pada efisiensi anggaran di sejumlah sektor pendukung lainnya.

Aaf berharap keterbatasan anggaran tidak menghambat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Ia optimistis berbagai persoalan daerah dapat diselesaikan secara bertahap melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Harapannya Kota Pekalongan bisa lebih baik lagi. Masalah-masalah yang ada saat ini dapat kita tuntaskan satu per satu secara bersama-sama,” pungkasnya.

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour

Baca Juga