Umum

Beban Finansial Ditanggung Pemkab, Perawatan Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Gratis

Pemerintah Kabupaten Batang memastikan seluruh pengobatan dan perawatan medis korban dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis MBG dari Kecamatan Bawang tidak dipungut biaya alias…

Admin · ⏱ 1 mnt baca
Diterbitkan:
Beban Finansial Ditanggung Pemkab, Perawatan Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Gratis
Foto: Pekalonganinfo

BATANG — Pemerintah Kabupaten Batang memastikan seluruh pengobatan dan perawatan medis korban dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Kecamatan Bawang tidak dipungut biaya alias gratis. Seluruh beban finansial perawatan pasien di RSUD maupun puskesmas ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.

Jaminan tersebut disampaikan oleh Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, saat melakukan peninjauan langsung ke RSUD Kalisari Batang untuk mengecek kesiapan fasilitas kesehatan dan penanganan para pasien. Faiz menegaskan, insiden yang menimpa ratusan siswa dan warga ini dikategorikan sebagai kejadian luar biasa yang membutuhkan respons tanggap darurat.

"Ya sementara dari pemerintah daerah yang meng-cover itu, ya karena memang ini menjadi kejadian yang bagi kami force majeure, sehingga kami pemerintah daerah untuk turut serta menanggung biaya tersebut," ujar Faiz saat memberikan keterangan di RSUD Kalisari Batang, Kamis (24/9/2026).

Saat mengelilingi area pelayanan RSUD Kalisari, Faiz mengecek langsung kondisi pasien yang dirawat di kamar hingga sebagian pasien yang terpaksa ditempatkan di lorong akibat tingginya lonjakan kapasitas rumah sakit. Ia memastikan bahwa seluruh pasien mendapatkan alat kesehatan dan ketersediaan obat-obatan yang mencukupi.

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

"Hari ini kita mengecek kesiapan fasilitas kesehatan. Memang karena ada keterbatasan kamar, tetapi ya alhamdulillah semuanya mendapatkan bed. Jadi prinsipnya semuanya mendapatkan bed, mendapatkan alat kesehatan yang cukup, dan tadi saya memastikan obat-obatan dalam kondisi yang cukup," terangnya.

Ia juga menekankan bahwa jaminan penanganan medis dan ketersediaan stok obat tidak hanya berlaku di RSUD Kalisari saja, melainkan di seluruh puskesmas rujukan penampung pasien dugaan keracunan MBG.

"Sehingga ya Insya Allah tadi saya pastikan tidak ada puskesmas yang nanti kekurangan obat untuk menangani pasien karena keracunan MBG," kata Faiz menegaskan.

Langkah ini diambil agar pihak keluarga pasien dapat fokus pada pemulihan kesehatan putra-putrinya tanpa perlu memikirkan beban biaya pengobatan selama proses perawatan medis berlangsung.

Laporan: Admin

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour

Baca Juga