Umum

Puluhan Tahun Terputus Kontak, Warga Depok Cari Keluarga Ayahnya di Medono Pekalongan

Seorang warga Depok Timur bernama Yanti tengah berupaya mencari jejak keluarga dari almarhum ayahnya yang berasal dari Pekalongan setelah hubungan dengan keluarga tersebut terputus selama puluhan…

Redaksi · · ⏱ 2 mnt baca
Puluhan Tahun Terputus Kontak, Warga Depok Cari Keluarga Ayahnya di Medono Pekalongan
Klik foto untuk ukuran asli 🔍

Seorang warga Depok Timur bernama Yanti tengah berupaya mencari jejak keluarga dari almarhum ayahnya yang berasal dari Pekalongan setelah hubungan dengan keluarga tersebut terputus selama puluhan tahun.

Kepada Pekalongan Info, Yanti yang kini berusia 38 tahun mengatakan ayahnya bernama Draham bin Kamar. Berdasarkan informasi yang masih diingat keluarganya, almarhum dahulu tinggal di kawasan Medono Sentral, sekitar SMP PGRI, Kota Pekalongan, bersama sejumlah anggota keluarganya.

Draham kemudian tinggal di Depok Timur bersama istrinya, Saniyah. Dari pernikahan tersebut, keluarga memiliki tiga anak, yakni Yanti, Zaenal, dan Sholihin. Draham diketahui telah meninggal dunia di Depok Timur sekitar tahun 2000.

Sejak saat itu, Yanti mengaku tidak lagi mengetahui keberadaan sanak keluarga dari pihak ayahnya di Pekalongan. Upaya pencarian ini baru dilakukan setelah ia mendapat saran dari seorang teman untuk meminta bantuan melalui media lokal di Pekalongan.

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari keluarganya, orang tua Draham bernama Kamar dan Murjinah, yang juga dikenal dengan panggilan Mak Umbu. Draham diketahui memiliki saudara perempuan bernama Wastum dan Tunnari.

Sejumlah nama kerabat yang masih diingat keluarga juga disampaikan untuk membantu proses identifikasi. Mereka di antaranya Tarmidi, Kamprah, Semi, Sugianto, dan Rusdianto, yang disebut sebagai anak dari Wastum, serta Riyanto, anak dari Tunnari.

Menurut Yanti, para kerabat tersebut diperkirakan berusia lebih tua darinya. Kawasan Medono Sentral di sekitar SMP PGRI menjadi petunjuk lokasi utama karena disebut sebagai tempat tinggal almarhum Draham dan keluarganya pada masa lalu.

Yanti berharap masih ada keluarga, tetangga lama, maupun warga Pekalongan yang mengenali nama-nama tersebut dan dapat memberikan informasi mengenai keberadaan mereka saat ini.

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour

Baca Juga