Umum

Bukan Mata Pelajaran Baru, Materi Perkoperasian Segera Masuk Kurikulum Sekolah di Pekalongan

Dinas Pendidikan Kota Pekalongan menyatakan siap mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang akan mengintegrasikan materi perkoperasian ke dalam pembelajaran di sekolah mulai tahun…

Redaksi · · ⏱ 2 mnt baca

Halaman 2 dari 2 — kembali ke awal artikel

Menurut Kurnia, penerapan materi tersebut tidak berhenti pada teori. Dinas Pendidikan juga mendorong sekolah menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual melalui praktik sederhana maupun simulasi koperasi.

Guru diharapkan mampu menyusun modul pembelajaran, melibatkan siswa dalam kerja kelompok, hingga membangun kolaborasi dengan lingkungan sekitar agar peserta didik dapat memahami konsep koperasi secara langsung.

“Harapannya nanti tidak hanya pengetahuan saja, tetapi bisa sampai praktik. Mungkin melalui simulasi koperasi terlebih dahulu sehingga anak-anak memahami bagaimana proses pengelolaan koperasi,” katanya.

Ia mengakui, saat ini sebagian besar sekolah di Kota Pekalongan belum memiliki koperasi siswa yang berjalan sebagaimana koperasi pada umumnya. Selama ini, koperasi yang aktif lebih banyak berupa koperasi guru dengan sistem simpan pinjam, sedangkan koperasi siswa umumnya masih berbentuk toko sekolah atau kantin.

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

Karena itu, pada tahap awal implementasi kebijakan ini, sekolah didorong untuk menerapkan simulasi koperasi sebelum nantinya dikembangkan lebih jauh sesuai dengan kesiapan masing-masing sekolah.

Kurnia menambahkan, penerapan materi perkoperasian juga akan dievaluasi secara bertahap. Dinas Pendidikan akan membandingkan pelaksanaan di setiap sekolah untuk menemukan praktik terbaik yang dapat diterapkan secara lebih luas.

“Kalau nanti ada sekolah yang pelaksanaannya bagus, tentu bisa menjadi praktik baik untuk sekolah lainnya. Jadi pelaksanaannya akan terus dievaluasi dan disempurnakan,” ungkapnya.

Selain mengenalkan konsep koperasi, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan siswa sejak dini serta menumbuhkan budaya gotong royong dan kerja sama sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour

Baca Juga