Kota Pekalongan Jadi Pilot Project SDMK Terintegrasi
Kota Pekalongan - Kota Pekalongan menjadi salah satu pilot project tingkat nasional pelaksanaan Pendampingan Teknis Integrasi Data Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dan Business Intelegensi. Penu
Halaman 2 dari 2 — kembali ke awal artikel
Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Dr. Slamet Budiyanto, SKM,MKes menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya Kota Pekalongan menjadi salah satu daerah pilot project pengembangan data SDMK tingkat nasional bersama tiga daerah lainnya di Indonesia.
“Data SDMK menjadi penting ketika dihadapkan pada perencanaan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Saat ini tenaga kesehatan harus memiliki izin dan harus teregistrasi untuk memberikan kepastian hukum pelayanan kesehatan inilah yang menjadi bukti utama, ketika tidak memiliki izin, yang bersangkutan tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Data kesehatan ada dua data tenaga kesehatan dan non kesehatan, semua di sarana prasarana kesehatan semua bisa terintegrasi jadi satu,” tegas Budi
Hal senada juga diungkapkan Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Drs. Supriono, bahwa kegiatan ini dipandang strategis dimana mulai tahun 2019, DPMPTSP selaku leading sektor yang berwenang mengurus perizinan harus menyediakan data yang teraktualisasi secara real time dan terkini.
“Mulai tahun 2019, data perizinan baik tempat pelayanan kesehatan maupun tenaga kesehatan sudah dilimpahkan ke DPMPTSP, artinya data yang teraktualisasikan pangkal datanya ada di DPMPTSP. Ketika Dinkes sangat berkepentingan akan hal itu, memerlukan data kesehatan tidak perlu datang langsung ke kantor DPMPTSP, tetapi sudah bisa kami layani by sistem perizinan yang telah kami buat melalui OSS, yang bisa langsung diakses oleh Dinas Kesehatan tersebut,” tandas Supriono.
Sumber Dinkominfo Kota Pekalongan
Laporan: Admin
