Umum

Jaga Ketahanan Pangan, Padi Apung Berhasil Dipanen

Kota Pekalongan - TP PKK Kota Pekalongan kembali memberikan sumbangsihnya di tengah kekhawatiran masyarakat terkait menjaga ketahanan pangan di tengah penyebaran wabah corona. Pasalnya melalui inisiat

Admin · ⏱ 2 mnt baca
Diterbitkan:
Jaga Ketahanan Pangan, Padi Apung Berhasil Dipanen
Foto: Pekalonganinfo

PEKALONGAN — Kota Pekalongan - TP PKK Kota Pekalongan kembali memberikan sumbangsihnya di tengah kekhawatiran masyarakat terkait menjaga ketahanan pangan di tengah penyebaran wabah corona. Pasalnya melalui inisiatif TP PKK Kota Pekalongan, pengembangan padi apung yang diuji cobakan di kawasan banjir atau rob di Kota Pekalongan berhasil dipanen dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Pekalongan.

Padi apung yang diujicobakan tersebut secara simbolis dipanen oleh Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz, SE, didampingi Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj. Khusnul Khotimah, Wakil Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya, SSn, Sekretaris TP PKK Kota Pekalongan, Sri Wahyuni,SH, bertempat di RW 9 Kelurahan Gamer,Kecamatan Pekalongan Timur.

Usai memanen padi apung, Walikota Pekalongan,HM Saelany Machfudz,SE mengungkapkan bahwa inovasi padi apung bisa dikembangkan di wilayah-wilayah tergenang banjir atau rob.

"Metode ini sangat mungkin dikembangkan di beberapa wilayah Kota Pekalongan khususnya di wilayah yang tergenang banjir rob seperti di wilayah Pekalongan Utara," tutur Saelany.

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

Menurut Saelany, metode budidaya padi apung ini juga telah berhasil dikembangkan di berbagai daerah, tidak hanya Kota Pekalongan.

"Sehingga perlu adanya kesiapan antara kelompok-kelompok Tani yang ada di Kota Pekalongan untuk terus bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) dalam menerapkan dan terus mengembangkan budidaya padi apung ini ke depan, " jelas Saelany.

Sementara itu, Sekretaris TP PKK Kota Pekalongan, Sri Wahyuni, SH menerangkan keberadaan metode padi apung ini merupakan inovasi baru yang memiliki prospek cerah untuk terus dikembangkan di lahan-lahan pertanian terdampak rob.

"Kami harus adaptasi dengan iklim, sehingga kami mempunyai inisiatif dan inovasi bagaimana memanfaatkan lahan pertanian yang terkena rob untuk tetap bisa ditanami tanaman produktif demi menjaga ketahanan pangan," tegas Yuni.

Laporan: Admin

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour

Baca Juga