Umum

Jelang Hujan Tinggi Desember, BPBD Pekalongan Soroti Tanggul Rawan Jebol dan Penanganan Rob

Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Pekalongan meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana akibat kerusakan tanggul, terutama menjelang periode hujan dengan intensitas tinggi pada…

Admin · ⏱ 2 mnt baca
Diterbitkan:
Jelang Hujan Tinggi Desember, BPBD Pekalongan Soroti Tanggul Rawan Jebol dan Penanganan Rob
Foto: Pekalonganinfo

PEKALONGAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan meminta masyarakat mewaspadai potensi bencana akibat kerusakan tanggul, terutama menjelang periode hujan dengan intensitas tinggi pada Desember mendatang.

Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Agus Pranoto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas teknis untuk mengupayakan perbaikan sejumlah tanggul yang dinilai rawan jebol. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi menghadapi potensi peningkatan curah hujan pada akhir tahun.

“Nanti di bulan Desember ini hujan akan sangat tinggi sekali. Ini yang perlu kita waspadai. Kita sudah koordinasi dengan dinas teknis untuk adanya perbaikan tanggul-tanggul yang rawan untuk jebol,” ujarnya saat ditemui, Jumat (23/10/2026).

Ia mencontohkan kejadian tanggul jebol di wilayah Slempeng yang sebelumnya telah ditangani melalui koordinasi dengan dinas teknis dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Menurutnya, kejadian tersebut perlu menjadi perhatian karena kondisi wilayah yang terdampak rob dapat meningkatkan permukaan air, meskipun saat itu masih berlangsung musim kemarau.

“Kemarin pada saat ada tanggul jebol yang di Slempeng, kami sudah koordinasi dengan dinas teknis dan BBWS, dan alhamdulillah sudah tertangani,” katanya.

Ia menjelaskan, tingginya permukaan air akibat rob menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan kejadian tanggul tersebut. Penanganan pun telah dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Selain penanganan tanggul yang sebelumnya jebol, upaya perbaikan pada titik-titik rawan menjadi perhatian untuk mengantisipasi potensi kerusakan serupa ketika curah hujan meningkat.