Sosial

Stop Bullying, Pemkot Kukuhkan 30 Siswa SMP N 14 Pekalongan Jadi Agen Perubahan Anti Bullying

Pekalonganinfo.com, Kota Pekalongan - Bullying atau perundungan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mencegah terjadinya perundungan di dun

Admin · ⏱ 4 mnt baca
Diterbitkan:

Halaman 2 dari 2 — kembali ke awal artikel

Siti membeberkan, usai 30 orang siswa agen perubahan ini terpilih,maka dilakukan pelatihan fasilitator guru yang sudah terlatih oleh Kemendikbud RI dan PUSPEKA untuk menularkan ilmunya ke puluhan siswa agen perubahan anti bullying tersebut baik secara daring maupun luring melalui laman e-course atau learning management system dari PUSPEKA.

“Setelah selesai 10 kali pertemuan,hari ini adalah Hari Roots Day dimana mereka akan mendeklarasikan hari anti perundungan di SMP Negeri 14 Pekalongan. Mereka sepakat untuk menebarkan perilaku-perilaku kebaikan melalui kreasi-kreasi yang telah mereka buat baik melalui karya poster, video, film pendek, tarian,dan sebagainya,” ungkap Siti.

Siti menambahkan, untuk di SMP Negeri 14 Pekalongan sendiri, sebanyak 30 orang siswa agen perubahan ini nantinya akan menjadi tutor sebaya bagi program project penguatan pendidikan profil pelajar pancasila di kelas VII sebagai kurikulum sekolah penggerak.

“Mereka akan mendampingi teman-temannya untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan anti perundungan (anti bullying). Seandainya jika ada laporan kasus bullying,sekolah memiliki mekanisme penyelesaiannya baik melalui konsultasi guru, kami upayakan untuk menyelesaikan di tingkat sekolah terlebih dahulu dengan mengadakan pendekatan-pendekatan kepada yang bersangkutan. Alhamdulillah sampai saat ini,kami belum menerima laporan kasus perundungan di sekolah kami,dan mudah-mudahan kasus perundungan ini tidak terjadi di Kota Pekalongan khususnya di SMP Negeri 14 Pekalongan,” tandasnya.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)

Laporan: Admin

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour

Baca Juga