Kemen-PUPR Serahkan Maket Wisata Laut, Pemkot Beri Rekomendasi
Kota Pekalongan - Tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) Republik Indonesia menyerahkan maket pembangunan Wisata Laut Terbesar Kota Pekalongan kepada Pemerintah Kota Pekalong
Halaman 2 dari 2 — kembali ke awal artikel
“Sudah ada diskusi dari tim provinsi dan pusat yang ditindaklanjuti dengan meninjau ke lokasi langsung, rencananya awalnya dari mereka akan ditinggikan 50 cm, tetapi kami memberi masukan minimal 1 m melihat sikon sekarang, karena saat ini masih ada genangan air di obyek wisata pantai utara tersebut walaupun ditengah pandemi Covid kami tutup sementara, ini harus juga diantisipasi. Kami percaya tim teknis ini semuanya sudah memikirkan segala teknisnya, seperti e-ticketing, parkir bus, semuanya tidak ada masalah,” beber Aaf.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Pemukiman I BPPW Jateng, Dwiatma Singgih Raharja, ST menjelaskan pengerjaan Kawasan Wisata Laut ini dilakukan secara multiyears hingga tahun 2021 mendatang. Proses lelang, lanjut Singgih, diperkirakan membutuhkan waktu 2-3 bulan dari Bulan Juni-Agustus 2020.
“Sekarang sudah final desainnya, sehingga hari ini semakin memantapkan komitmen dari pemerintah daerah, kami mempresentasikan dihadapan walikota beserta jajaran, pemkot pun sudah siap mendukung. Diharapkan di Bulan September nanti bisa action di lapangan, dan di tahun depan sudah jadi wisata laut ini untuk bisa dinikmati masyarakat dan mudah-mudahan pandemi Covid-19 juga sudah berakhir. Disamping itu, kami sudah melakukan studi aliran drainase termasuk pengaruh rob hingga ke skala kota, sementara dalam DED ini ketinggiannya masih 50 cm, namun kami kaji kembali, secara desain sudah oke, hanya ketinggian saja tadi masukan dari Pemkot Pekalongan,” pungkas Singgih.
Sumber Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan
Laporan: Admin
