Umum

Dari Stranger Jadi Kawan, Komunitas Berkawan Buka Ruang Interaksi Sosial di Pekalongan

Tak harus membawa teman, tak pula perlu saling mengenal sebelumnya. Sekitar 30 orang yang mulanya tidak saling kenal justru berkumpul dan larut dalam keseruan bermain bersama dalam agenda Hangout…

Admin · ⏱ 3 mnt baca
Diterbitkan:
Dari Stranger Jadi Kawan, Komunitas Berkawan Buka Ruang Interaksi Sosial di Pekalongan
Foto: Pekalonganinfo

PEKALONGAN — Tak harus membawa teman, tak pula perlu saling mengenal sebelumnya. Sekitar 30 orang yang mulanya tidak saling kenal justru berkumpul dan larut dalam keseruan bermain bersama dalam agenda Hangout with Stranger Volume 2 yang digagas komunitas Berkawan Pekalongan di kawasan Monumen Djoeang Kota Pekalongan, Minggu (4/10/2026) sore.

Sore itu, kenangan masa kecil dihidupkan kembali lewat deretan permainan tradisional seperti benteng-bentengan hingga boy-boyan. Namun, arena permainan ini hanyalah pintu masuk; esensi utamanya adalah menghadirkan ruang aman bagi tiap individu untuk berinteraksi, bertukar cerita, hingga merajut jejaring pertemanan baru.

Founder Berkawan, Azka, menuturkan bahwa hadirnya komunitas ini berawal dari keresahan minimnya ruang interaksi sosial di Pekalongan yang memfasilitasi aktivitas bermain tanpa sekat usia maupun tuntutan harus datang bersama lingkaran pertemanan yang sudah ada.

“Kami berangkat dari status stranger atau orang yang belum saling kenal. Kami ingin memfasilitasi warga Pekalongan untuk ikut kegiatan main bareng yang inklusif, tidak dibatasi umur, dan tidak harus membawa teman dari rumah,” ujar Azka di lokasi acara, Minggu (4/10/2026).

Untuk mencairkan suasana, panitia merancang sesi pemecah kekakuan (ice breaking) di awal acara. Pola ini disiapkan agar para peserta, termasuk mereka yang berkepribadian introvert, tetap merasa nyaman walau datang seorang diri.

“Kami ingin orang Pekalongan punya ruang yang aman untuk bermain. Jadi tidak perlu ragu atau canggung karena tidak kenal siapa-siapa. Di sini kami semua menyambut dengan terbuka,” tambahnya.

Edisi kedua ini diikuti 32 peserta dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang, hingga Pemalang. Kuota peserta sengaja dibatasi di kisaran 30 orang tiap episodenya agar kualitas interaksi dan kenyamanan peserta tetap terjaga.

Riski, salah satu founder Berkawan Pekalongan mengungkapkan bahwa antusiasme publik ternyata sangat tinggi. Seluruh slot pendaftaran Volume 2 bahkan habis diserbu pendaftar dalam waktu singkat.