Umum

Audiensi dengan Pemkot, Suporter Persip Klaim Ada Titik Terang untuk Liga 4

Pemerintah Kota Pemkot Pekalongan membuka ruang bagi suporter untuk mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan klub sepak bola Persip Pekalongan. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi…

Admin · ⏱ 2 mnt baca
Diterbitkan:
Audiensi dengan Pemkot, Suporter Persip Klaim Ada Titik Terang untuk Liga 4
Foto: Pekalonganinfo

PEKALONGAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan membuka ruang bagi suporter untuk mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan klub sepak bola Persip Pekalongan. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran Pemkot Pekalongan dengan perwakilan Aliansi Suporter Persip di Ruang Buketan, Senin (7/9/2026) malam.

Audiensi tersebut dihadiri Wali Kota Pekalongan, mantan manajer Persip 2023, Askot PSSI Kota Pekalongan, serta perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora). Sementara dari pihak suporter, hadir para perwakilan dari elemen Aliansi Suporter Persip.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), mendukung penuh gerakan suporter yang mengusung gagasan “Persip Dicekel Cah-Cah” demi masa depan tim. Pemkot Pekalongan bersama kalangan pengusaha dan DPRD menyatakan kesiapan untuk menyokong keikutsertaan Persip dalam kompetisi, baik secara kelembagaan maupun pribadi sesuai kewenangan masing-masing.

"Tagline ‘dicekel cah-cah’ ini kita dukung 100 persen. Dari kita, kita siap membantu, baik secara pemerintah maupun pribadi. Ada teman-teman dari pengusaha juga siap, dari teman-teman DPRD juga katanya siap. Semuanya harus membantu bersama-sama dengan kewenangan dan daya masing-masing," ujar Aaf usai audiensi, Senin (7/9/2026).

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

Aaf menyerahkan sepenuhnya proses pembentukan struktur pengelolaan tim kepada aliansi, lantaran suporter dinilai telah mengantongi gambaran figur yang tepat. Ia berharap kepengurusan baru ini mampu membangun kekompakan dan mengikis persoalan klasik yang kerap memicu mosi tidak percaya terhadap manajemen maupun pelatih.

"Mereka sudah punya gambaran sosok-sosok yang dianggap nanti bisa membantu ngurusi Persip, tinggal follow up-nya saja. Harapan ke depan biar lebih baik dan lebih kompak lagi, karena dari tahun ke tahun permasalahannya klasik sebetulnya, seperti tidak percaya dengan pelatih atau manajemen," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Aliansi Suporter Persip dari Kalong Mania, Yesa, menilai pertemuan tersebut mulai memberikan titik terang bagi nasib Persip untuk mengarungi kompetisi Liga 4 musim ini. Kendati Pemkot Pekalongan memberikan dukungan, aliansi memahami adanya batasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi APBD.

"Pertemuan malam ini agak menemukan titik terang sih sebenarnya untuk keikutsertaan Persip di Liga 4 musim ini. Dari Pemerintah Kota siap support dengan batasan-batasan anggaran, karena di APBD kan ada pemangkasan ataupun efisiensi anggaran itu sendiri," jelas Yesa, Senin (7/9/2026) malam.

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour