Sosial

Aparat Gabungan Rapatkan Barisan Siaga Hadapi Bencana Alam di Wilayah Pekalongan

Kota Pekalongan - Guna mengantisipasi kontijensi bencana alam Tahun 2020, Seluruh aparat gabungan dari berbagai instansi baik Pemerintah, personil TNI,POLRI, Forkopimda, organisasi dan mahasiswa di Ko

Admin · ⏱ 2 mnt baca
Diterbitkan:
Aparat Gabungan Rapatkan Barisan Siaga Hadapi Bencana Alam di Wilayah Pekalongan
Foto: Pekalonganinfo

PEKALONGAN — Kota Pekalongan - Guna mengantisipasi kontijensi bencana alam Tahun 2020, Seluruh aparat gabungan dari berbagai instansi baik Pemerintah, personil TNI,POLRI, Forkopimda, organisasi dan mahasiswa di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan merapatkan barisan untuk selalu siap siaga dan tanggap menanggulangi kejadian bencana alam dan cuaca ekstrim menjelang musim penghujan di wilayah Pekalongan dalam Gelar Apel Kesiapsiagaan Satuan Dalam Rangka Antisipasi Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2020 di Wilayah Pekalongan yang digelar di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Jumat (23/10/2020).

Apel yang dipimpin oleh Dandim 0710/Pekalongan, Letkol CZI Hamonangan Lumbuan Toruan,SIP dilakukan untuk memantapkan dan menyiagakan personil dalam rangka membantu masyarakat menghadapi kemungkinan bencana alam di wilayah Pekalongan. Selain mengecek kesiapan personil, juga dilihat kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan menghadapi bencana alam.

Usai mengecek kesiapan, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz,SE didampingi Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Hj Sri Ruminingsih,SE,MSI dan Plt Bupati Pekalongan, Ir. Arini Harimurti menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas gelaran apel kesiapsiagaan bencana yang diinisiasi oleh Dandim Hamonangan. Mengingat, Kota Pekalongan sendiri saat musim penghujan sering dilanda banjir rob.

“Kami apresiasi atas kegiatan ini yang diprakarsai oleh Dandim Hamonangan, mengingat Kota Pekalongan sering dilanda banjir rob. Memang sudah beberapa program dijalankan untuk penanggulangan banjir rob, namun yang menjadi perhatian adalah banjir dari hulu yang haruas disikapi saat ini,” tutur Saelany.

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

Menurut Saelany, sikap kesiapsiagaan bencana ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan kesiapan dari masing-masing personil untuk selalu siap siaga dalam menghadapi bencana yang terjadi, terlebih memasuki musim penghujan, potensi terjadinya bencana alam sangat besar.

“Kesiapsiagaan bencana ini tidak hanya menghadapi bencana banjir rob saja melainkan juga bencana kebakaran

ikap semacam ini kita siaga dan semangat dalam menghadapi bencana yang terjadi, tidak hanya banjir melainkan juga tanah longsor, kebakaran, dan sebagainya. Kota Pekalongan juga kerap terjadi bencana kebakaran karena luasan daerah yang kecil dan bangunanannya saling berhimpitan. Sehingga perlu adanya peran dan partisipasi dari semua pihak,” tegas Saelany.

Sementara itu, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol CZI Hamonangan Lumbuan Toruan,SIP menjelaskan, dalam kegiatan kesiapsiagaan bencana ini, telah menyiapkan sebanyak 450 personil satgas kebencanaan dari jajaran kepolisian, TNI, BPBD, Satpol PP, Dishub, PMI, dan melibatkan juga Resimen Mahasiswa (Menwa) untuk bersama sama menyatukan visi dan misi dalam menghadapi dan menanggulangi bencana.

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour