Sosial

Sembilan Desa di Kota Santri Terendam Banjir - Wakil Bupati Arini Sambangi Pengungsi

KAJEN- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Santri sejak Rabu (19/2/2020) sore, membuat sembilan desa dari tiga kecamatan di Kota Santri terendam banjir. Akibat kondisi tersebut, membuat sejumlah w

Admin · ⏱ 2 mnt baca
Diterbitkan:

Halaman 2 dari 2 — kembali ke awal artikel

“Ada puluhan personel yang sudah kami siagakan untuk membantu masyarakat bersama pihak terkait. Tak hanya itu, kami juga berperan dalam memberikan bantuan logistik untuk meringankan beban korban banjir. Kami juga on call, para personel kami siap membantu mengevaluasi pengungsi dari tadi malam,” tuturnya.

Sementara itu Kades Pacar Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan Mulyono mengatakan, hujan deras membuat 4 (empat) RT di desanya yakni RT 2 hingga RT 6 Desa Pacar Kecamatan Tirto tergenang banjir.

“Jumlah rumah yang terendam sekitar 632 rumah dengan rata-rata ketinggian banjir 50 hingga 80 senti meter. Para korban banjir sebagian besar mengungsi di Masjid Pabrik Dupantex, dan ada juga yang enggan mengungsi khususnya para suami karena menunggui rumahnya dan mengantisipasi apabila nanti air tambah tinggi biar bisa menyelamatkan harta benda. Musibah banjir ini, sering terjadi di desa kami. Terakhir 4 hari yang lalu juga banjir, dan hari ini terulang kembali,” katanya.

Dirinya berharap, pemerintah segera merealisasikan normalisasi Sungai Meduri dan membuat drainase yang ada di wilayah Kecamatan Tirto khususnya mulai dari Desa Ngaliyan sampai Desa Pacar.

Iklan

Iklan: MassQua Depot Air Minum

“Perlu pula dibuatkan rumah pompa untuk membuang airnya ke Sungai Sengkarang maupun Sungai Meduri. Untuk logistik bagi pengungsi, alhamdulillah sudah langsung tersedia oleh Pemkab Pekalongan,” tuturnya.

Sumber Dinkominfo Kabupaten Pekalongan

Laporan: Admin

Iklan

Iklan: Arrahmah Tour

Baca Juga