Pemkot Dorong ASN dan P3K Lanjutkan Pendidikan Lebih Tinggi Lagi

NEWS194 Views
banner 468x60

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan mendorong kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan terus meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengembangan Kompetensi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui jalur pendidikan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih, saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi PNS Melalui Jalur Pendidikan, bertempat Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Kamis (25/8/2022).

“Pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian utama seperti yang diinstruksikan dari Pemerintah Pusat dalam mewujudkan transformasi dan birokrasi, sehingga terbentuk ASN yang memiliki integritas, memiliki profesionalisme sehingga betul-betul menjadi birokrasi yang mampu membantu psmerintah dam mewujudkan program-program kerjanya kepada masyarakat,” terang Sekda Ning.

Sekda Ning menegaskan, bagi ASN maupun P3K Kota Pekalongan yang pendidikannya masih minimal SMA diberi kesempatan untuk meningkatkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi lagi, terutama mereka yang memiliki jabatan dan ada batasannya 4 tahun sudah harus mencapai pendidikannya. Menurutnya, mewujudkan pemerintahan yang baik diperlukan SDM ASN yang memiliki kompetensi yang memadai sesuai dengan semangat reformasi dan birokrasi bersih melayani. Berbicara SDM di pemerintahan baik ASN maupun P3K dituntut kompetensinya lebih ke arah jabatan fungsional karena adanya penyederhanaan dari struktural ke fungsional.

“Berharap pengembangan SDM ini pun akan diikuti juga dengan kesejahteraan ASN dan P3K. Diharapkan, kinerja baik organisasi maupun individu semakin mengarah ke digitalisasi dan menjadi ASN yang kelas dunia. Oleh karena itu, diharapkan mereka bisa meningkatkan kompetensinya melalui diklat dan jalur pendidikan umum secara mandiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini menjelaskan bahwa, pihaknya mendorong para ASN dan P3K untuk bisa meningkatkan kompetensi pendidikan secara mandiri.

“Saat ini Pemkot belum bisa memberikan beasiswa, namun akan diberikan secara selektif kepada ASN,” paparnya.

Anita menyebutkan, untuk tingkat pendidikan terakhir dari SDM ASN di Kota Pekalongan mayoritas D3 dan S1. Berdasarkan data BKPSDM, untuk tingkat pendidikan lulusan SD sebanyak 46 orang, SMA sebanyak 426 orang, D1 5 orang, D2 17 orang, D3 468 orang, D4 76 orang, S1 sebanyak 1887 orang, S2 sebanyak 194 orang, dan S3 sebanyak 4 orang.

“Harapan kami dengan adanya sosialisasi ini, para ASN dan P3K di Kota Pekalongan lebih berminat melanjutkan pendidikannya lebih tinggi lagi. Sebab, hal tersebut menjadi tuntutan untuk menuju ASN tingkat dunia,” pungkasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, turut dihadirkan narasumber dari perwakilan kampus di Kota Pekalongan yakni dari UMPP, Unikal, dan STMIK Widya Pratama Kota Pekalongan untuk memberikan informasi seputar mekanisme pendaftaran mahasiswa baru dan program-program studi yang ditawarkannya.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *