Kota Pekalongan – Guna memaksimalkan target sasaran vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kota Pekalongan bersama TNI, POLRI akan melaksanakan sweeping vaksin kepada warga Kota Pekalongan yang belum melaksanakan maupun melengkapi vaksinasi Covid-19 hingga dosis ketiga atau vaksin booster.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengungkapkan bahwa, meski kasus Covid-19 di Kota Pekalongan telah landai, namun ke depan Kota Pekalongan ditargetkan bisa melakukan vaksinasi booster sebesar 40 persen hingga Juli 2022 mendatang. Oleh karena itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa stakeholder terkait mengenai langkah dan upaya untuk mencapai target tersebut.
“Termasuk berkoordinasi dengan OPD-OPD yang melayani publik, dan menggiatkan kembali vaksinasi di masyarakat dengan sistem sweeping yang dilaksanakan oleh tim yang akan menyisir warga yang belum vaksinasi sesuai update dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan,” ucap Budi, usai menghadiri kegiatan Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang dirangkai dengan kegiatan Jumat Sehat K3 dan Pengundian Hadiah Pekan Vaksinasi Covid-19 di TPS3R Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jumat siang (24/6/2022).
Budi menjelaskan bahwa, pandemi Covid-19 ini masih ada, sehingga masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas supaya ketika terinfeksi virus Covid-19 minimal tidak mengalami gejala parah dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta melengkapi dosis vaksin hingga dosis ketiga atau vaksin booster sebagai upaya perlindungan diri dari virus Covid-19 dan tidak menularkan ke orang lain.
“Update terakhir kemarin, memang kasus Covid-19 masih ada. Kemarin di Kota Pekalongan, ada satu orang terkonfirmasi positif Covid-19, namun bukan orang Pekalongan. Yang bersangkutan merupakan pendatang. Jadi, ia orang Poncol, tetapi dia lama tinggal di Cirebon, namun KTP nya masih Pekalongan. Waktu itu yang bersangkutan ada tugas ke Bogor, setelah pulang tugas dari sana, ia tidak kembali ke Cirebon, tetapi ke Pekalongan. Mungkin setelah tugas itu, ia mengalami gejala sakit dan dilakukan pemeriksaan PCR hasilnya keluar positif Covid-19,” tandasnya.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)