Serahkan 20 SK Purna ASN, Walikota Aaf : Meski Pensiun, Semangat Berkontribusi Tak Boleh Kendor

NEWS201 Views
banner 468x60

Kota Pekalongan – Sebanyak 20 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan menerima Surat Keputusan (SK) dan Tabungan Hari Tua (THT) untuk Batas Usia Pensiun (BUP) tertanggal 1 September 2022. Penyerahan SK pensiun tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, didampingi Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini, Ketua KORPRI Kota Pekalongan, Slamet Prihantono, dan Kepala PT Taspen Cabang Pekalongan, Harini, berlangsung di Ruang Jetayu Setda setempat, Selasa (30/8/2022). Para purna PNS tersebut juga mendapatkan tali asih sebesar Rp 1 juta dari KORPRI Kota Pekalongan.

Walikota Aaf menyampaikan bahwa, memasuki masa purna bakti atau pensiun merupakan siklus bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS yang harus dilalui. Pihaknya juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas pengabdian, sumbangsih, dan dedikasi para PNS yang selama berpuluh-puluh tahun mengabdikan diri ke Pemerintah Kota Pekalongan dan masyarakat dalam membangun daerah Kota Pekalongan lebih baik lagi.

“Moment yang tidak terlupakan bagi seorang ASN adalah pada saat menerima SK Pengangkatan dan SK Pensiun seperti pada hari ini. Untuk itu Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pekalongan mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdiannya kepada Pemerintah Kota selama ini dan mudah-mudahan apa yang sudah dibaktikan, dikaryakan menjadi suatu amal ibadah yang akan dibalas oleh Allah SWT,” ucap Aaf.

Menurutnya, meski sudah purna tugas, hal ini tidak mengendorkan semangat para pensiunan untuk tetap mengabdikan diri kepada masyarakat. Terlebih, mayoritas dari mereka masih sehat walafi’at, sehingga mereka dinilai tetap bisa berkontribusi ke masyarakat melalui bidang yang digelutinya selama ini. Aaf juga menekankan, agar para pensiunan PNS ini bisa menggunakan THT secara bijak dan tidak tergiur oleh sejumlah oknum yang menawarkan investasi bodong dengan keuntungan yang tidak masuk akal.

Lebih lanjut, pihaknya berpesan kepada para ASN yang memasuki masa pensiunan agar mempersiapkan masa pensiun ini dengan baik dan bijak. Bahkan, pelatihan dan pembinaan dari Pemkot melalui BKPSDM dan Taspen sudah diberikan mengenai apa yang harus dilakukan agar tidak kaget saat menjalani masa menjadi seorang pensiunan.

” Pasalnya, setelah pensiun pasti aktivitas dan rutinitas jauh berkurang dan sangat berbeda dibandingkan pada saat mereka masih bekerja. Oleh karena itu, saat pensiun jangan hanya diam di rumah saja agar tidak cepat pikun. Mereka tetap bisa berkontribusi membantu pemerintah dan masyarakat membangun Kota Pekalongan menjadi lebih baik lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini menyebutkan bahwa, para ASN yang memasuki purna tugas per tanggal 1 September 2022 sebanyak 20 orang, dimana 13 orang diantaranya merupakan ASN guru SD maupun SMP Negeri di Kota Pekalongan. Anita menilai, hal ini tentu menjadi keprihatinan baginya, sebab tiap tahun rata-rata ASN guru yang pensiun di Kota Pekalongan sekitar 100-150 orang.

“Tentunya, dengan banyaknya pensiunan guru tersebut, kami harus mencari penggantinya. Oleh sebab itu, kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk antisipasi kekosongan SDM tersebut, salah satunya dengan mengangkat guru pengganti yang SK nya diterimakan di Lapangan Setda belum lama ini. Selanjutnya, kami juga sudah mengusulkan rekrutment Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) guru Tahun 2022 sebanyak 117 orang,” tandasnya.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *