Kota Pekalongan – Baznas Kota Pekalongan membuka pelatihan wirausaha bagi para pemuda di Kota Pekalongan. Ada 50 peserta yang mengikuti pelatihan wirausaha dimana 15 peserta terbaik akan mendapatkan bantuan permodalan dari Baznas. Pelatihan digelar di Kantor Baznas, Jalan Majapahit 8 Kota Pekalongan, Sabtu (25/6/2022).
Ketua Baznas Kota Pekalongan, H Sakdhullah mengungkapkan bahwa kegiatan ini bagian dari upaya untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Pekalongan, menjadikan penerima zakat menjadi pemberi zakat, infaq, dan sedekah. “Pelatihan kewirausahan kali ini yakni untuk usaha batik dan angkringan,” kata Sakdhullah.
Dijelaskan Sakdhullah, awalnya ada 350 pendaftar yakni para pemuda dengan usia maksimal 40 tahun, kemudian Baznas seleksi menjadi 50 peserta yang mengikuti pelatihan hari ini. Kemudian selama pelatihan akan disaring lagi, 15 peserta terbaik akan mendapatkan sarana permodalan. “15 peserta pelatihan terbaik akan mendapatkan bantuan modal usaha dengan rincian 10 usaha angkringan dan 5 usaha batik,” terang Sakdhullah.
Disebutkan Sakdhullah, untuk 10 peserta yang akan usaha angkringan akan mendapatkan gerobak dan uang modal Rp1 juta. Kemudian untuk 5 peserta yang akan usaha batik diberi bantuan berupa 1 komputer dan dua printer (hitam putih dan warna). “Melalui kegiatan ini harapannya bisa membangkitkan semangat para pemuda untuk berwirausaha, dan Baznas dapat terus memfasilitasi para pemuda untuk berwirausaha,” tandas Sakdhullah.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pekalongan periode sebelumnya, Slamet Irfan turut hadir dalam acara ini. “Semoga usai pelatihan ini para pemuda bisa berwirausaha sehingga mendapatkan penghasilan. Di samping itu juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Slamet.
Slamet berharap ke depannya para peserta pelatihan ini menjadi wirausaha yang sukses sehingga ke depannya bukan menjadi penerima zakat tapi pemberi zakat atau muzakki.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)