Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) setempat menyelenggarakan pelatihan keterampilan beauty class bagi masyarakat Kota Pekalongan yang dibagi menjadi 2 gelombang pelatihan yakni Jumat, 16 Oktober dan 23 Oktober berlangsung di Perpustakaan II Gedung Eks Kelurahan Kradenan. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan potensi masyarakat dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha.
Kepala Seksi Akusisi Pengolahan dan Layanan Pustaka Dinarpus setempat, Junaenah SAP MM saat ditemui di Kantor Dinarpus setempat, Jum’at (16/10/2020). “Pelatihan beauty class di pilih karena biasanya para ibu dan remaja putri membutuhkan keterampilan merias secara sederhana untuk kepentingan seperti wisuda maupun pertemuan tertentu yang memang membutuhkan keterampilan merias. Pelatihan ini juga disambut antusias oleh masyarakat khususnya perempuan,” terang Junaenah.
Diterangkan oleh Junaenah bahwa untuk jumlah peserta pelatihan dibatasi 12 orang untuk tiap gelombangnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid-19. “Jumlah peserta masing-masing perlatihan kita batasi 12 peserta karena masih dalam suasana pandemi Covid-19 sehingga protokol kesehatan wajib diterapkan secara ketat, mengingat lokasi perpustakan pelita II memang terbatas,” imbuh Junaenah.
Adapun pelatihan yang diberikan ada empat jenis yakni pelatihan beauty class, pelatihan hidroponik, pelatihan boga, dan pelatihan handycraft. Peserta pelatihan sebelumnya diwajibkan untuk mendaftarkan diri sebagai Anggota Perpustakaan dan mengisi formulir pendaftaran secara online. “Pelatihan digelar tiap Jumat pukul 08.30-10.30 wib. Untuk jadwal Pelatihan Beauty Class digelar hari ini (16/10) dan 23 Oktober, Pelatihan Handycraft yakni Hantaran Pengantin digelar 6 November, Pelatihan Hidroponik akan digelar 13 dan 20 November, dan Pelatihan Menghias Kue pada 27 November.
“Pendaftaran kita lakukan secara online dan untuk persyaratannya harus mendaftar menjadi anggota perpustakaan daerah bagi yang belum menjadi anggota, baik warga Kota Pekalongan ataupun bukan warga kota pekalongan yang memang beraktifitas di Kota Pekalongan dengan syarat tertentu mereka bisa mendaftar menjadi anggota dan bisa mendaftar pelatihan,” kata Junaenah.
Salah satu peserta pelatihan beauty class, Septian Saraswati warga Bumi Kerto Indah merespon positif pelatihan yang diselenggarakan. Ia mengaku bahwa adanya pelatihan ini membantu dirinya meng-upgrade keterampilan merias wajah. “Menurut saya pelatihan ini sangat membantu, apalagi saya tidak suka dandan. Tadi narasumber memaparkan base makeup dan makeup natural. Semoga kegiatan semacam ini dapat berkelanjutan,” pungkas Septi.
Sumber Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan