Kota Pekalongan – Guna menjamin pemenuhan hak-hak anak, Pemerintah Kota Pekalongan mengukuhkan Forum Anak Kota Pekalongan Periode 2020-2022. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz, SE kepada 19 anggota pengurus Forum Anak Kota Pekalongan dari perwakilan sekolah dan kelurahan yang ada di Kota Pekalongan, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Kamis siang (13/2/2020). Sebagai ketua Forum Anak Kota Pekalongan dua tahun mendatang yaitu M. Alfian Dwi Cahya.
Dalam acara pengukuhan Forum Anak yang merupakan wadah aspirasi pemenuhan anak tersebut, turut hadir Wakil Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE, Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Pekalongan, Soesilo, SH, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan DPMPPA Kota Pekalongan, Nur Agustina Spsi,MM, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Drs Soeroso, MPd, Fasilitator LSM Setara Semarang, Yuli Sulistiyanto dan ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA Kota Pekalongan.
Plt DPMPPA Kota Pekalongan, Soesilo,SH mengungkapkan bahwa kepengurusan Forum Anak yang baru dikukuhkan ini sejumlah 19 orang dari perwakilan 15 sekolah dan berbagai kelurahan di Kota Pekalongan. Para pengurus Forum Anak ini, lanjut Soesilo, selain dikukuhkan, mereka juga mendapatkan pengarahan mengenai kelembagaan Forum Anak dalam mewujudkan Kota Layak Anak, dukungan psikologi untuk mengatasi masalah anak, peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) serta kepengurusan Forum Anak.
“Mereka telah terpilih melalui proses seleksi dan kriteria yang ada dalam Forum Anak Kota Pekalongan. Keberadaan Forum Anak menjadi wadah pemenuhan hak partisipasi anak yang dibentuk secara berjenjang, mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan dengan keanggotaan dari berbagai kelompok anak,” tutur Soesilo.
Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz, SE menyampaikan bahwa keberadaan Forum Anak ini sangat penting sebagai upaya mewujudkan dan penguatan Kota Pekalongan sebagai Kota Layak Anak yang pada tahun lalu telah mencapai di tingkat Madya.
“Ada berbagai hal yang perlu menjadi perhatian dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak diantaranya tersedianya ruang-ruang publik untuk anak, ruang bermain, mencegah mereka dari kasus kekerasan anak yang perlu digiatkan terus-menerus,” jelas Saelany.
Menurut Saelany, anak merupakan generasi penerus bangsa yang potensial, sehingga harus dilindungi dan dipenuhi hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya.
“Anak-anak harus dilindungi, dibina, diperhatikan agar dapat hidup, tumbuh dan berkembang mereka didukung sebagai tunas bangsa dalam meneruskan tongkat estafet bangsa ini. Dengan begitu, mereka akan menjadi anak yang cerdas, sehat, dan berakhlakul karimah.,” terang Saelany.
Sementara itu, Wakil Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE sangat mendukung program-program dan harapan yang diutarakan oleh Forum Anak. Aaf, sapaan akrabnya menilai bahwa semua program tersebut akan berhasil dengan dukungan yang kuat oleh pemerintah, peran serta seluruh lapisan masyarakat, keluarga, dan sekolah.
“Kepengurusan Forum Anak yang baru sudah menyampaikan programnya, programnya sederhana dan sangat mungkin dilakukan seperti pertemuan periodik membahas permasalahan di kalangan pelajar untuk memerangi sampah plastik, memberikan bantuan sosial ke anak yatim dan kurang mampu, Saya apresiasi semua itu. Saya tekankan lakukan program-program sederhana, kecil namun memiliki dampak yang bagus, harus konsisten dan fokus. Yang penting program itu bisa berjalan, guyub, bisa menampung aspirasi teman-teman seusianya dan memiliki dampak yang besar di masyarakat,” pungkas Aaf.
Sumber Dinkominfo Kota Pekalongan